Halaman
gunung sinabung
Rabu, 20 Maret 2013
cerita naruto mati
Naruto
- Berita duka untuk seluruh penggemar Naruto. Ninja tangguh dari desa
Konoha ini akhirnya menutup mata untuk selamanya. Uzumaki Naruto,
demikian nama lengkapnya, meninggal dalam usia yang sangat belia, 15
tahun. Nyawanya tak tertolong akibat luka parah yang didapatnya dalam
pertarungan. Selama hidupnya, Naruto dikenal sebagai ninja yang
berdedikasi. Misi-misi yang diembannya hampir selalu sukses, walaupun
akhirnya dia babak belur. Kegagalan terbesarnya hanyalah merebut kembali
Uchiha Sasuke, mantan rekan satu timnya, dari tangan Orochimaru. Bagi
seorang ninja, mati saat bertugas merupakan kebanggaan tersendiri. Hal
ini pula yang terpatri dalam benak Naruto. Dia menyongsong ajalnya saat
tengah menjalankan misi. Sebelum detik kematiannya, Naruto ditugaskan
untuk melindungi Shion, miko dari negeri iblis. Shion tengah diincar
karena dialah satu-satunya orang yang diharapkan bisa menyegel para
iblis yang hendak menghancurkan dunia. Cewek bermata ungu ini memiliki
kekuatan untuk membangkitkan iblis yang sudah mati dan meramalkan
kematian manusia. Hari kematian Naruto pun terbaca jelas oleh Shion.
Tentu saja ramalan Shion tak ditelan Naruto bulat-bulat. Naruto ogah
mati sebelum misinya tuntas. Apalagi, dia masih punya urusan dengan
Sasuke dan Orochimaru. Ramalan Shion akhirnya terbukti. Dalam
pertarungan melawan iblis, Naruto kehilangan nyawanya. Haruno Sakura
menangis sejadi-jadinya di hadapan nisan sahabatnya itu. Teman-teman
Naruto, Hyuuga Neji, Akimichi Chouji, dan Rock Lee,
berusaha menenangkan Sakura. Mereka sulit percaya kalau Naruto yang
ceria dan urakan bakal pergi secepat itu. Dengan cara yang tragis pula.
Kalau Naruto tiada, lantas bagaimana nasib Shion? Berhasilkah dia lolos
dari incaran musuh? Benarkah Naruto yang mati-matian menimba ilmu pada
Jiraiya bisa dikalahkan semudah itu? Adegan kematian Naruto ini hanya
bisa disaksikan dalam Naruto Shippuuden Movie. Versi layar lebar keempat
ini diputar bioskop-bioskop Jepang mulai Sabtu, 4 Agustus 2007.
Popularitas Naruto di Jepang benar-benar luar biasa. Tiket yang sudah
bisa dipesan mulai 21 April itu laku keras bak kacang goreng. Kesuksesan
movie kali ini tentu membuat pundi-pundi uang Kishimoto Masashi sang
kreator menggembung. Studio Pierrot selaku rumah produksi pun bisa
menepuk dada melihat antusiasme para fans terhadap Naruto Shippuuden
Movie. Tak bisa dipungkiri, teaser trailer yang beredar mulai musim
panas lalu memegang peranan penting dalam mendongkrak penjualan tiket.
Tagline yang dipasang Pierrot, “Naruto no Shin” (Kematian Naruto) sangat
efektif untuk membuat orang berbondong-bondong datang ke bioskop.
Terlebih, cerita movie keempat ini terlepas dari serial anime maupun
manganya. Kishimoto bahkan ikut turun tangan meramu ceritanya. Para fans
di luar Jepang tak perlu risau karena tak bisa menyaksikan detik-detik
kematian Naruto. Seperti ketiga movie sebelumnya, kemungkinan besar Naruto Shippuuden Movie bakal dirilis dalam format DVD. Yah, walaupun fans harus menunggu sampai tahun 2008.(gian)
Langganan:
Postingan (Atom)





